Sepertinya Google harus menelan kekecewaan karena ponsel besutannya, Nexus One, ternyata kurang ‘garang’ di pasaran. Sebulan melenggang di pasar, ponsel ini hanya terjual 80 ribu unit.
Jika dibandingkan dengan pesaing seperti Motorola Droid dan iPhone, penjualan ponsel yang diberi label ‘ponsel super’ ini memang terbilang memprihatinkan. Dalam sebulan pertama debutnya, Droid mampu terjual sebanyak 525 ribu unit, sementara iPhone sebanyak 600 ribu unit.
Diperkirakan penyebab melempemnya penjualan Nexus One adalah karena cara penjualannya yang ‘kurang lazim’, khususnya bagi konsumen Amerika Serikat. Jika pada umumnya produsen ponsel di AS mem-bundling ponselnya dengan operator, Google memilih menjual ponselnya melalui situs http://www.google.com/phone.
Faktor lain yang disinyalir menjadi penyebab lesunya penjualan Nexus One adalah karena kurang gencarnya iklan. Ini berbeda dengan Droid dan iPhone yang rajin menyapa konsumen melalui iklan TV maupun web.
Selain itu, performa 3G Nexus One yang dinilai buruk serta masalah customer support yang tidak memadai juga disinyalir sebagai penyebab terpuruknya penjualan ponsel tersebut.
Kali ini Google salah langkah atau lebih tepatnya salah kaprah.



kemahalan sih
sampe indonesia jadi 8 juta wtf
bisa beli laptop
Wah enggak juga coba beli online gak segitu juragan namun Indonesia belum bisa beli mungkin kedepan bisa
Salam
Ivan