Mengamati perkembangan social media yang kini sudah menjadi komoditi bagi pelaku pemasaran (Baca : bahasa halusnya orang marketing) untuk menjadi sales channel bagi usahanya atau usaha orang lain nampaknya akan menambah target listnya yaitu GBuzz (Baca: Gibass), keluarga baru dari Google.
Pintarnya Google tak perlu mengumpulkan user dari nol, pengguna gmail lah yang menjadi base usernya yang mereka klaim telah memilik 150 juta pengguna aktif, ditambah dengan API connect ke keluarga google lainnya seperti Blogger, Picasa, Youtube dll + user twitter (Baca: bodohnya twitter bekerjasama dengan google). Menurut saya secara pribadi langkah yang dilakukan google ini cukup pintar, tidak perlu membangun network dari nol tapi memanfaatkan kekuatan yang sudah ada, dan tentunya save money, time and resources.
Nilai plus lainnya menurut saya adalah Gbuzz sangat realtime dan tak ada limitasi karakter, Sehingga membuat twitter terasa sangat usang dengan limitasi 140 karakternya (Baca : Hal yang paling saya benci di twitter), Selain itu Video, Foto dan link dan lain lain sangat mudah di masukan ke Gbuzz, walaupun belum secanggih Facebook, namun cukup nyaman bagi saya.
Sejauh yang saya amati, mainan baru google ini banyak yang memuji namun banyak juga yang menghujat bahkan mengejek seperti microsoft dan yahoo berikut yang saya kutip dari Financial Times “Orang sibuk tidak menginginkan jejaring sosial yang lain,” ucap Microsoft dalam statemennya. Tidak mengherankan jika Microsoft mengejek Buzz, pasalnya mereka turut memegang saham Facebook. Yahoo juga tidak kalah garang mengkritik Buzz. Bahkan menurut mereka, Buzz meniru layanan Yahoo Buzz yang sudah mereka luncurkan terlebih dulu sejak dua tahun lampau.
Kesimpulan saya prokontra muncul Gbuzz ini justru akan menambah kepopuleran dari Gbuzz sendiri, karena dengan banyaknya pihak yang bersuara baik itu positif maupun negatif malah membuat penasaran bagi user gmail yang belum menyentuh GBuzz, saya secara pribadi menyambut positif akan datangnya Gbuzz, bagaimana dengan anda ?


saya juga menyambut hangat, semakin banyak jejaring sosial semakin membukti bahwa jejaring sosial tidak terus menerus dengan kekuatan besar menghimpur anggota melainkan inovasi yang mereka tawarkan.
~namun bagaimana dengan nasih Google Wave sendiri menurut mas ivan
Google wave belum saatnya bagi user Indonesia bahkan bagi user amrik sana masih terlalu advance (Baca: pendapat pribadi loh), gBuzz dikeluarin agar mendongkrak penjualan Nexus One yang jeblok, baca ini http://www.retronets.com/blog/2010/02/08/penjualan-nexus-one-besutan-google-jeblok-dipasaran/
abis dari dulu ngefans sih sama google… , ini bukan
Creative gan kayanga agan penggemar “Kakus” sejati – lanjutgans (sby mode on)

menurut saya pak… di yahoo sebenarnya sudah ada layanan semacam update status… 140 karakter lagi… mirip twitter… tapi kenapa kok ga rame ?!
dan sepertinya pengguna email banyak yg pakai gmail.. ini point untuk GBUZZnya… mungkin juga pengguna gmail banyak pakek twitter…
sehingga untuk menerima gbuzz itu mudah sekali…
apalagi di tambah fans yg bener2 fanatik ke google kayak hume
me tangkep

jyah… malah kena muka loe
Justru itu user hate limitasi 140 karakter mau ngobrol aja cuma dikasih 140 karakter kaya sms aja, terutama kaya user siperti si hume tangkep me
huahahhahaha

wkwkkwkwkwkwk
kasian pak, si hume jangan di lempari kancut mulu….
tangkap lagi me….

lagi2 kena muka loe….
_________________
wakakkakakaa

entah kenapa sepertinya saya ingin melempar
buat om narko yang katanya doyan IGO dan suka teriak klo ketipu thread yang ternyata
hehehe. gak perduli klo nanti saya
karena gak ngaruh klo di
sama
, karena alay suka bikin
yang membuat saya
dan senyum
tapi juga suka bikin saya
karena kadang
suka bikin thread
yang
..
dan juga
…..
tp yang penting saya
hehe. like dislike.
tuh emoticons kaskus bisa nimbrung jg yak…
Wah oka telat nih kasih bata

Rasanya maslaah bukan pada siapa mencontek siapa tapi siapa tau contekannya bisa lebih sukses
Friendster muncul terus myspace lalu facebook lalu twitter kini buzz, tinggal menyikapinya saja